Bunga

Diposting oleh Rotua Damanik Kamis, 03 Juli 2008

Aku mendapat bunga hari ini meski hari ini bukan hari istimewa dan
bukan hari ulangtahunku. Semalam untuk pertama kalinya kami
bertengkar dan ia melontarkan kata-kata menyakitkan. Aku tahu ia
menyesali perbuatannya karena hari ini ia mengirim aku bunga.

Aku mendapat bunga hari ini. Ini bukan ulang tahun perkawinan kami
atau hari istimewa kami. Semalam ia menghempaskan aku ke dinding dan
mulai mencekikku. Aku bangun dengan memar dan rasa sakit sekujur
tubuhku. Aku tahu ia menyesali perbuatannya karena ia mengirim bunga
padaku hari ini.

Aku mendapat bunga hari ini, padahal hari ini bukanlah hari Ibu atau
hari istimewa lain. Semalam ia memukuli aku lagi, lebih keras
dibanding waktu-waktu yang lalu. Aku takut padanya tetapi aku takut
meningggalkannya. Aku tidak punya uang. Lalu bagaimana aku bisa
menghidupi anak-anakku? Namun, aku tahu ia menyesali perbuatannya
semalam, karena hari ini ia kembali mengirimi aku bunga.

Ada bunga untukku hari ini. Hari ini adalah hari istimewa : inilah
hari pemakamanku. Ia menganiayaku sampai mati tadi malam. Kalau saja
aku punya cukup keberanian dan kekuatan untuk meninggalkannya, aku
tidak akan mendapat bunga lagi hari ini.

PS: Tolong di forward ke perempuan dibelahan dunia manapun.
Kadang wanita terlalu lemah dan menerima saja untuk disakiti.

0 komentar

Posting Komentar

Banner ITC

ukmf-itc
Copykan Kode dibawah ini ke Blog/Website Anda!